Seperti dua dimensi berbeda
Terpisah garis dipandang kornea
Memori kenangan tersirat dalam asa
Tersurat dalam kata
Deretan kata yang ikut berbaris memenuhi cakrawala
Cukup lama namun tak sama
Tak sama dengan asap harapan
Yang selalu bertebaran
Tanpa diharapkan
Semua memudar seiring senja yang berganti malam
Mentari berganti sif dengan bulan
Hingga bintang-bintang sigap bermunculan
Deru angin berhembus membisikkan rindu
Sesaat menyentuh kalbu
Namun satu yang kutunggu
Tak jua berlabuh

Tidak ada komentar: